Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

3.18.2011

Pengguna BlackBerry Disarankan Menonaktifkan Javascript



Sebuah kelemahan ditemukan pada browser BlackBerry. Jika mau menghindarinya, pengguna disarankan mematikan fungsi JavaScript pada browser. Kelemahan itu berakar pada Webkit, engine browser Open Source yang digunakan BlackBerry. Dalam sebuah kontes hacking di Kanada, kelemahan itu bisa dimanfaatkan untuk mengakses data kontak, koleksi gambar dan remote code execution.

Seperti dikutip detikINET dari SearchSecurity, Jumat (18/3/2011), dalam kontes bernama Pwn2Own, kelemahan Webkit itu dimanfaatkan bersamaan dengan celah lainnya. Meski bisa digunakan untuk mengakses data di penyimpanan eksternal perangkat BlackBerry, celah itu tak bisa digunakan untuk mengakses email dan data kalender.

Kelemahan itu memang bukan pada Javascript, namun untuk mengeksploitasinya butuh Java. Sehingga, salah satu cara untuk menghindari celah itu adalah mematikan Javascript pada browser BlackBerry. Sistem operasi yang terpengaruh celah ini adalah BlackBerry Device Software version 6.0 ke atas.

Di Pwn2Own, perangkat yang dibobol adalah BlackBerry Torch 9800. Selain itu, di hari yang sama, peserta berhasil membobol iPhone 4. Di situs resminya, Research In Motion (RIM) mengklasifikasi celah ini dengan angka Common Vulnerability Scoring System (CVSS) 6.8 (dari skala 1-10). RIM menegaskan, belum ada bukti bahwa celah ini telah bisa dimanfaatkan oleh pihak lain di luar acara Pwn2Own.

3.14.2011

IDSECCONF 2011 CFP



Akhirnya kami melanggar kutukan rilis ezine di 101010, tren yang tidak sengaja tercipta dari 666, 777, 888, 999 dan seharusnya terhenti di 2013 tetapi telah kami "break" di 2010 :). Hal ini bukanlah merupakan kesengajaan, tetapi lebih di karenakan "kekurangan" kami sebagai manusia, terus terang di bulan ini (10) sebagian dari staff echo harus terfokus bersama kawan2 dari komunitas lain untuk mensukseskan kegiatan idsecconf2010 kemarin di bali.

Cukup ber-alibi-nya, berikut ini CFP issue 23 :)

echo|zine, Vol 8 Issue 23

* /CALL /FOR /PAPERS * /CALL /FOR /PAPERS * /CALL /FOR /PAPERS *
* /CALL /FOR /PAPERS * /CALL /FOR /PAPERS * /CALL /FOR /PAPERS *


Hail Hackers !!!!

Kami, echo|staff, yang sedang mempersiapkan echo|zine, Vol 8 Issue 23
mengajak Anda semua untuk dapat berpartisipasi dengan mengirimkan
artikel seputar:

* hacking
* security
* phreaking
* forensics
* carding
* electronics
* cryptography
* local underground news

Panduan menulis artikel dapat dibaca kembali pada echo|zine, Vol 3
Issue 11 [http://ezine.echo.or.id/ezine11/echo11-003.txt]

Para kontributor dihimbau untuk mengirimkan artikel sedini mungkin
untuk menghindari konflik pemilihan topik dan memudahkan editor
memandu dan mengoreksi artikel. Selain itu, artikel yang dikirimkan
diharapkan bukan merupakan artikel terjemahan/saduran dan belum pernah
dimuat di media lain.

Kami juga menerima usulan interview untuk komunitas, lengkapnya silahkan
baca di http://ezine.echo.or.id/interview-komunitas.txt

Usulan artikel harus dikirimkan ke ezine@echo.or.id
================

Important dates:
* submission deadline ......................... 17 Desember 2010
* author release .............................. 24 Desember 2010
* public release .............................. 31 Desember 2010


Echo

3.05.2011

Kurang lebih 25 juta orang Indonesia dimata-matai

Banyak orang yang mengumbar data privasinya seperti no hp , alamat rumah dan lainnya tetapi mereka tidak sadar. Data seperti itu ternyata bisa dijadikan oleh orang-orang yang bahkan bisa dikatakan orang yang terpelajar untuk dijadikan observasi mereka.
OBSERVASI? Bagaimana bisa?

Bisa saja. Misalnya anda menaruh data HP atau nomor telepon asli anda di jejaring sosial, entah itu di Facebook, Twitter atau yang lainnya. Maka pihak yang bertanggung jawab ini akan menjadikan anda sebagai sasaran observasinya.

Bisa dilihat ketika Perusahaan Inggris melakukan seminar tentang “ThorpGeln – Serious Crime Solution”, sebanyak 25 Juta orang Indonesia di-spy atau dimata-matai.


Presentasi ini menggambarkan pada tingkat tinggi kemampuan sistem profil ThorpeGlen bagi individu. Berdasarkan kompleksitas pelacakan individu melalui berbagai media yang berbeda seperti internet, telepon dan yang sejenis, menawarkan solusi analisis data berkorelasi dari jenis media yang berbeda, memungkinkan pelacakan individu bahkan ketika perubahan untuk kartu SIM dan handset telepon berdasarkan " Telecomms Behaviour". Pola ini meliputi analisis "Call Count", berapa kali panggilan dilakukan, tujuan dan asal panggilan serta jangka waktu panggilan.

Fitur lain yang disajikan sebagai perkembangan baru adalah "Finding Cliques" atau mencari orang dalam jumlah besar. Sistem ini tampaknya dapat menangani data dari puluhan juta pelanggan dan miliaran panggilan per minggu.

Pada seminar ini didemokan tentang bagaimana cara ThorpGlen mencari nomor telepon yang sering dihubungi, mana kawan biasa dan mana kawan yang sering dihubungi dan tempat berkumpul. Jadi sangat mudah bagi mereka mencari profile dalam simcard yang digunakan oleh seseorang. Seperti yang dilakukan pada seminar ini.

Sayangnya yang dijadikan kelinci percobaan adalah nomor nomor di Indonesia seperti yang ada pada gambar berikut:



Bisa dilihat pada targetnya nomor dimulai dari 62xxxxxxxxxxx, padahal kode telepon di Indonesia adalah +62. Bisa dilihat letak geografis dari nomor yang dijadikan kelinci percobaan adalah JAKARTA.


Selanjutnya adalah menemukan orang – orang yang sering diajak berkumpul sesuai dengan nomor yang dihubungi. Mereka memakai cara seperti ini.

Jadi dicari dengan acak dalam waktu 1 minggu. Ada 1 Juta panggilan perhari, berarti 1 juta panggilan x 7 hari, sehingga ada sekitar 7 juta panggilan. 1 Operator menangani 50 Juta panggilan. Kemudian dicari panggilan dari nomor 1 ke nomor lainnya yang sering dipanggil memakai fungsi dari software tersebut.


Bisa dilihat di situ ada 50 juta panggilan, berarti anggap saja setengahnya adalah nomor yang berbeda, berarti dalam seminggu sudah 25 Juta nomor orang Indonesia yang bisa disadap dan dijadikan kelinci percobaan.

Sangat mengesankan bagi orang – orang yang melakukan observasi, lalu bagaimana nasib orang – orang yang menjadi kelinci percobaan atau yang dijadikan korban? Mereka tidak tahu bahwa panggilannya disadap dan dipetakan teman – temannya hanya untuk percobaan pihak lain. PRIVASI? NOWAY!!!!!!! Lihat waktu seminarnya, tanggal 13 Mei 2008, berarti ketika tanggal saat itu, orang-orang tidak tahu kalau HP nya sedang dimata – matai, bagaimana dengan hari lain, bulan lain dan tahun lain? apa lagi sekarang?!!



3.04.2011

Memahami karakteristik komunitas hacker

Log In, Hack In, Go Anywhere, Steal Anything. Ungkapan tersebut terpampang mencolok di sampul VCD berjudul Swordfish, sebuah film keluaran Hollywood pada tahun 2001. Dalam film tersebut dikisahkan bagaimana seorang veteran hacker bernama Stanley Jobson (diperankan oleh Hugh Jackman) tergiur dengan iming-iming imbalan uang yang ditawarkan oleh Ginger (diperankan oleh Halle Berry) atas perintah Gabriel Shear (diperankan oleh John Travolta). Jobson yang kehidupannya nyaris bangkrut tersebut diperintah oleh Shear untuk membobol sekuriti komputer sebuah bank sentral. Melalui keahliannya meng-hacking, maka Shear berhasil memindahkan sejumlah nominal uang secara digital dari satu bank ke beberapa bank lainnya di dunia.

Apa yang digambarkan oleh film Swordfish tersebut sejatinya membiaskan makna hacker yang sesungguhnya. Pada film tersebut, hacker diidentikkan dengan seseorang yang bertangan dingin dalam mengutak-atik program komputer dan melakukan upaya-upaya penerobosan suatu sistem komputer tanpa otorisasi yang sah dengan tujuan untuk mengambil atau mencuri sesuatu. Cracker, adalah istilah yang paling tepat untuk menyebutkan profesi Jobson pada film tersebut. Sebelum kita mengupas lebih jauh tentang perbedaan hacker dan cracker, serta problematikanya di Indonesia, ada baiknya kita beberkan lebih lanjut beberapa dosa Hollywood (baca: Amerika) dalam membiaskan makna hacker dan cracker.

Kita ingat, pada tahun 1995 Hollywood mengeluarkan sebuah film berjudul Hackers, yang menceritakan pertarungan antara anak muda jago komputer bawah tanah dengan sebuah perusahaan high-tech dalam menerobos sebuah sistem komputer. Dalam film tersebut digambarkan kisah anak-anak muda yang terobsesi menembus dan melumpuhkan keamanan sistem komputer perusahaan tersebut. Penembusan sistem keamanan tersebut merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh oleh sekelompok anak muda tersebut jika ingin bergabung dalam sebuah kelompok hacker elit. Dalam film tersebut, Angelina Jolie berperan sebagai Kate Libby alias Acid Burn.

Kemudian pada tahun yang sama keluar pula film berjudul The Net yang dimainkan oleh Sandra Bullock sebagai Angela Bennet. Film tersebut mengisahkan bagaimana perjuangan seorang pakar komputer wanita yang identitas dan informasi jati dirinya di dunia nyata telah diubah oleh seseorang, melalui jaringan Internet. Selanjutnya pada tahun 1999 diluncurkan film berjudul Take Down, mengangkat kisah nyata perburuan Kevin Mitnick (diperankan oleh Skeet Ulrich), pembobol sekuriti, oleh Tsutomo Shimomura (diperankan oleh Russel Wong), pakar sekuriti. Dalam film tersebut secara jelas diucapkan dan dituliskan bahwa Kevin Mitnick adalah seorang hacker yang melanggar hukum.

Meskipun Shimomura menegaskan kepada petugas FBI McCoy Rollins (yang diperankan oleh Tom Berenger) bahwa Mitnick adalah cracker sedangkan Shimomura adalah hacker, pada awal film tersebut tampak jelas bahwa media massa Amerika menyebut Mitnick sebagai seorang hacker. Uniknya, terdapat perdebatan norma di dalam film tersebut antara hacker dan cracker, antara Mitnick dan Shimomura. Karena pada dasarnya mereka berdua melakukan hal yang sama dalam penetrasi sekuriti. Bedanya, Mitnick melakukannya atas dasar kebebasan informasi, sedangkan Shimomura atas dasar tindakan perlindungan informasi.

Dengan keluarnya film-film versi industri Hollywood tersebut, maka eksistensi terminologi hacker semakin jauh dari yang pertama kali muncul di tahun 1960-an di MIT. Media massa Amerika pun lebih sering menggunakan istilah hacker. Sekedar contoh, pada Newsweek edisi 21 Februari 2000, pada cover depan tertulis: "The Hunt for the Hackers. Hijacking the Net. How to Protect Yourself". Di dalam majalah tersebut, terdapat 10 halaman yang mengulas tentang sekuriti dan kebijakan pemerintah Amerika pasca serangan Distributed Denial of Service (DDoS) ke situs-situs ternama. Judul utama ke 10 halaman tersebut adalah "Hunting The Hackers".

Maka kesalah-kaprahan penggunaan terminologi hacker tersebut notabene adalah berawal dari negara kelahirannya sendiri, Amerika. Kemudian masyarakat dan media massa di Indonesia pun mau tidak mau melakukan hal yang sama, menggunakan terminologi hacker yang bias dengan terminologi cracker.
Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama sebelumnya.

Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Hal tersebut disebabkan karena pada saat itu untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut oleh media massa Amerika sebagai hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.

Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan lima pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan. Pada tahun yang sama keluar pula sebuah film berjudul War Games yang salah satu perannya dimainkan oleh Matthew Broderick sebagai David Lightman. Film tersebut menceritakan seorang remaja penggemar komputer yang secara tidak sengaja terkoneksi dengan super komputer rahasia yang mengkontrol persenjataan nuklir AS.

Menurut James O'Brien dalam bukunya Management Information System (McGraw-Hill, 1999), hacking didefinisikan sebagai sebuah perilaku obsesif dan atau tanpa otorisasi yang sah dalam menggunakan komputer atau sistem jaringan komputer dan pelakunya disebut dengan istilah hacker. Ditambahkan pula bahwa hacker ilegal, yang kerap mencuri dan atau merusak data atau program, mencuri kartu kredit hingga mengganti tampilan suatu situs di Internet disebut dengan istilah cracker, dan aktifitasnya disebut cracking.

Secara spesifik, Richard Mansfield dalam bukunya Hacker Attack (Sybex, 2000) mendefinisikan hacker sebagai seseorang yang memiliki keinginan untuk melakukan eksplorasi dan penetrasi terhadap sebuah sistem operasi dan kode komputer pengaman lainnya, tetapi tidak melakukan tindakan pengrusakan apapun, tidak mencuri uang atau informasi. Mansfield menambahkan bahwa cracker adalah sisi gelap dari hacker dan memiliki kertertarikan untuk mencuri informasi, melakukan berbagai macam kerusakan dan sesekali waktu juga melumpuhkan keseluruhan sistem komputer.

Hacker sebenarnya memiliki kode etik yang pada mulanya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984. Kode etik hacker tersebut, yang kerap dianut pula oleh para cracker, adalah :
  1. Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun saja dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja, haruslah tidak terbatas sama sekali
  2. Segala informasi haruslah bebas
  3. Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah desentralisasi
  4. Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar organisasi formal atau kriteria yang tidak relevan seperti derajat, usia, suku maupun posisi.
  5. Seseorang dapat menciptakan karya seni dan keindahan di komputer
  6. Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.
Mansfield menyatakan bahwa perbedaan terminologi antar hacker dan cracker terkadang menjadi bias dan hilang sama sekali dalam perspektif media massa dan di masyarakat umum. Bahkan para cracker juga tidak jarang menyebut diri mereka sebagai hacker sehingga menyebabkan citra hacking menjadi buruk. Pernyataan tersebut merupakan penguatan dari pendapat Christian Crumlish dalam bukunya The Internet Dictionary (Sybex, 1995) yang menyatakan bahwa masyarakat di luar komunitas Internet, baik media massa maupun masyarakat umum, lebih familiar menggunakan istilah hacker untuk setiap perilaku eksplorasi dan penetrasi sebuah sistem komputer yang dilakukan secara ilegal dan cenderung bersifat merugikan pihak lain.
Untuk selanjutnya, dalam artikel ini terminologi hacker yang akan dipakai akan mengacu kepada "seseorang yang melakukan penetrasi atau masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa otorisasi yang sah". Terminologi hacker yang dipakai tersebut merupakan terminologi yang lebih kerap digunakan oleh media massa dan dipahami masyarakat umum.


Copas dari sini

11.28.2010

Background gambar di Hard disk dan Flash Disk

Bagi anda yang pernah melihat gambar background di hard disk komputer atau di Flash Disk teman anda, tentunya anda pasti bertanya-tanya bagaimana caranya menampilkan gambar di hard disk atau Flash disk tersebut. Tapi sekarang anda tidak perlu bingung-bingung lagi bertanya kesana kemari. Saya akan memberitahukan langkah-langkahnya kepada anda disini.
Oke kita langsung aja membahasnya.

Pertama buat file bernama desktop.ini lalu buka file tersebut dan isi dengan kode ini :

[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
{5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}={5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=Lokasi Gambar
IconArea_Text=Kode Warna Gambar (Bilangan HEX)
Attributes=1[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0
[{5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}]
PersistMoniker=file://Folder SettingsFolder.htt
PersistMonikerPreview=%WebDir%classic.bmp

Yang di cetak tebal bisa anda ganti dengan sesuka anda menurut tulisannya :

  • Lokasi Gambar : Tempat gambar yang mau dijadikan background (eg : /picture/gambar.jpg).
  • Kode Warna Gambar (Bilangan HEX) : Kode warna menurut bilangan HEX (eg : 0xFFFFFF [Putih]) bisa pula dengan kode warna HTML tapi diganti lambang # dengan 0x.

Mudah kan.



12.23.2009

Shut down pake "Notepad"

Tadi gw baru aja abis jalan-jalan ke mbah google,alhamdulillah dapat tutorial keren dan paten bin tokcer dari Kang "Richie_mang2000 . Dari pada pelit ilmu, mending gw share juga buat temen-temen disini. "Lumayan buat isengin komputer temen"



Di tutorial ini, teman elo bakal elo kerjain dengan cara yang mungkin agak menakutkan. Huakakakakk.. Jika teman elo termasuk kategori low-level dalam dunia komputer, dijamin dia pasti ngomong “Ya ampun… Hebat cuyy! Komputer gw ada dedemitnya…”

HaaaahHhh?? Dengan segera Ghost Buster pun datang untuk melihat komputer teman elo. Dan mereka pun akan segera beraksi dengan tujuan agar dedemit dalam komputer temen elo mau keluar dan mengabulkan permintaan elo…(ngarep)

Jadi, gimana nih caranya menyusupkan dedemit kedalam komputer teman elo? Makanya, elo harus menjadi majikan dedemit terlebih dulu.

Kita mulai aja yah!!

Buka Notepad dan ketikkan 1 baris script berikut.

Shutdown.exe –s –f –t 5 –c “I’m Genie in your CPU.. I’m so tired today.. I wanna sleep n terminated myself.”

Selesai. Save dengan nama terserah elo, namun beri ekstensi .bat pada textbox FileName. Misalnya dedemit.bat. Coba jalankan ‘dedemit’ nya dan lihat hasilnya…. Huakakakakak!! Hati-hati.. Dalam 5 detik komputer teman elo akan segera off. Letakkan dedemit tersebut di "direktori StartUp User" supaya dia bekerja setiap komputer dinyalakan.

PENTING YANG HARUS ELO KETAHUI

Shutdown merupakan program yang terdapat pada direktori WindowsSystem32 dengan nama asli Shutdown.exe. Program ini memiliki beberapa parameter penting dan opsional. Pada contoh di atas, terdapat 2 parameter penting ( –s dan –t ) serta 2 parameter opsional ( –f dan –c ).

Parameter –s : artinya menyuruh program shutdown.exe supaya menggunakan mode shutdown (tanpa restart).
Parameter –t : artinya shutdown.exe akan melakukan shutdown setelah t detik. Pada contoh di atas, dalam hitungan 5 detik komputer akan dimatikan.

System Shutdown

Coba deh elo ubah kenilai yang lebih besar, misalnya 100 detik. Hasilnya seperti efek sebelumnya namun dengan message yang berbeda. Initiated by ditentukan oleh siapa yang memanggil shutdown.exe tersebut. Jika dipanggil oleh user, maka isinya bukan NT AUTHORITYSYSTEM melainkan nama user yang sedang aktif.

Parameter –f : artinya memaksa komputer agar shutdown walaupun ada aplikasi atau program lain masih berjalan. Bahkan yang hang pun akan segera di matikan.
Parameter –c : artinya…cuma pesan atau komentar aja kok….Wekekekekk

Untuk melihat parameter yang lain, masuk ke cmd. Start >> run >> cmd [enter]. Ketik shutdown /?

CARA PENANGANAN

Ketika pesan shutdown tersebut sedang aktif, jika ingin membatalkannya langsung ke Start >> Run >> shutdown –a [enter]. Parameter –a akan melakukan abortion atau pembatalan proses shutdown. Ingat, hanya berlaku JIKA WAKTU SHUTDOWN MASIH TERSISA BEBERAPA DETIK. Jika sudah lewat dari waktu yang ditetapkan, maka komputer akan dimatikan.

Terima kasih untuk Kang "Richie_mang2000 atas sharenya.

11.16.2009

How to become a Hacker

Saat saya baca buku "Hacker" it's Not about black or White, karya Y3dips, ada bahasan yang bagus nih:

Tulisan ini aku buat karena aku menyadari susahnya menjadi newbie , newbie yang
nanya kesana kemari dengan harapan dapet jawaban yang jelas, tetapi malah di
kerjain, di isengin bahkan di boongin, lebih parahnya lagi kalo cuma di ajarin
cara instan, trust me ? bisa deface 1,2, 4, ... 1000 sites tidak menjadikan
kamu hacker !!! pengen terkenal ? yupe kamu berhasil !! (mohon maaf juga , jika
semua yang baca bilang kalo aku munafik,aku akuin kalo aku juga pernah mendeface
,but tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya )

Stop! jangan salah menyangka dan menuduh kalo aku sudah lebih hebat dari teman2x,
dan merasa sok hebat untuk meng-gurui teman2x, TIDAK! ini hanyalah apresiasi
terhadap usaha teman-teman yang mau belajar dan terus terang artikel inipun
secaragaris besar meniru artikel "HOW TO BECOME A HACKER" oleh kang "Eric S R "
dan telah menyalin ulang beberapa poin penting dari artikel berlicensi GPL tersebut.

Artikel inipun telah di bubuhi tambalan2x dari beberapa pertanyaan yang sering
di temui. Adapun yang aku coba lakukan adalah hanya coba mendokumentasikannya
disini dengan harapan jika ada yang memerlukannya dapat dengan mudah me-refer
ke artikel ini.

Soal Version 1.0 , aku sengaja menambahkan versi agar artikel ini tidak baku,
artinya bisa di perbaiki , dihapus, di edit, di sempurnakan sesuai dengan
masukan dari semua teman2 dan perkembangan yang terjadi nantinya .



[F.A.Q]

[0] T : Tolong Jelaskan Apa Itu HAcker ?
J : Hacker adalah: Seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam
mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer."

[1] T : Maukah Anda mengajari saya cara hacking?
J : Hacking adalah sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri.
Anda akan menyadari bahwa meskipun para hacker sejati bersedia membantu,
mereka tidak akan menghargai Anda jika Anda minta disuapi segala hal yang
mereka ketahui

Pelajari dulu sedikit hal. Tunjukkan bahwa Anda telah berusaha, bahwa Anda
mampu belajar mandiri. Barulah ajukan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada
hacker yang Anda jumpai.

Jika toh Anda mengirim email pada seorang hacker untuk meminta nasihat,
ketahuilah dahulu dua hal. Pertama, kami telah menemukan bahwa orang-orang
yang malas dan sembrono dalam menulis biasanya terlalu malas dan sembrono
dalam berpikir sehingga tidak cocok menjadi hacker -- karena itu usahakanlah
mengeja dengan benar, dan gunakan tata bahasa dan tanda baca yang baik,
atau Anda tidak akan diacuhkan.

Kedua, jangan berani-berani meminta agar jawaban dikirim ke alamat email
lain yang berbeda dari alamat tempat Anda mengirim email; kami menemukan
orang-orang ini biasanya pencuri yang memakai account curian, dan kami
tidak berminat menghargai pencuri

T : Kalau begitu arahkan saya?
J : Baiklah , kamu harus belajar !!

T : Apa yang harus di pelajari ?
J : Networking (jaringan) , Programing , Sistem Operasi , Internet

T : wow, apa gak terlalu banyak tuh ?
J : Tidak, Semua itu tidak harus kamu kuasai dalam waktu cepat, basicnya yang penting
Ingat semua itu perlu proses!

T : Networking saya mulai dari mana ?
J : Pengetahuan dasar jaringan ( konsep TCP/IP) , komponen dasar jaringan, topologi
jaringan, terlalu banyak artikel yang dapat kamu baca dan buku yang bertebaran
di toko toko buku, atau kamu bisa mencoba berkunjung kesitus ilmukomputer.com

T : Untuk programing ?
J : Mungkin yang terpenting adalah 'logika' pemrograman , jadi lebih kearah
pemanfaatan logika , ada baiknya belajar algoritma , pengenalan flowchart
atau bagan alur untuk melatih logika (teoritis) serta untuk prakteknya sangat
disarankan belajar pemrograman yang masih menomer satukan logika/murni

T : Kalau begitu bahasa pemrograman apa yang harus saya pelajari awalnya?
J : Bahasa Pemrograman apapun sebenarnya sama baik, tetapi ada baiknya belajar
bahasa seperti C , Perl , Phyton, Pascal, C++ , bukan berarti
menjelek-jelekkan visual programing ( nanti kamu akan tau bedanya )
(*ini murni pengalaman pribadi)

[3] T : Bagaimana saya harus memulai programing ?
J : Kumpulkan semua dokumentasi, manual, how to , FAQ , buku , dan contoh contoh
dari bahasa pemrograman yang akan anda pelajari , Cari dan install software
yang dibutuhkan oleh bahasa tersebut (Sesuai dokumentasi) , cobalah memprogram
walaupun program yang simple, dan kamu tidak di "haramkan" untuk mengetik ulang
program contoh dengan harapan kamu akan lebih mengerti dibandingkan kamu hanya
membaca saja, cari guru, teman atau komunitas yang bisa diajak bekerja sama
dalam mempelajari bahasa tersebut ( gabung dimilis, forum khusus bahasa tsb )
, sisanya tergantung seberapa besar usaha kamu. jangan mudah menyerah apalagi
sampai putus asa.

[1] T : Apakah Visual Basic atau Delphi bahasa permulaan yang bagus?
J : Tidak, karena mereka tidak portabel. Belum ada implementasi open-source dari
bahasa-bahasa ini, jadi Anda akan terkurung di platform yang dipilih oleh vendor.
Menerima situasi monopoli seperti itu bukanlah cara hacker.

[1] T : Apakah matematika saya harus bagus untuk menjadi hacker?
J : Tidak. Meskipun Anda perlu dapat berpikir logis dan mengikuti rantai pemikiran
eksak, hacking hanya menggunakan sedikit sekali matematika formal atau aritmetika.

Anda terutama tidak perlu kalkulus atau analisis (kita serahkan itu kepada para
insinyur elektro :-)). Sejumlah dasar di matematika finit (termasuk aljabar Bool,
teori himpunan hingga, kombinasi, dan teori graph) berguna.

T : Tentang pemrograman Web , apakah harus ?
J : Yupe, dikarenakan Internet adalah dunia kamu nantinya

T : Bahasa pemrograman web apa yang sebaiknya dipelajari untuk pemula ?
J : Mungkin kamu bisa mencoba HTML, dilanjutkan ke PHP yang akan membuat kamu lebih
familiar ke programing secara penuh

T : Tentang Sistem Operasi , kenapa harus ?
J : Penguasaan terhadap suatu operating system adalah sangat penting, kenapa ?
karena itulah lingkungan kamu nantinya , perdalami cara kerja suatu operating
system , kenali dan akrabkan diri :)

T : Sebaiknya, Operating system apa yang saya perdalami?
J : mungkin kamu bisa coba linux atau BSD , selain mereka free , dukungan komunitas
juga sangat banyak sehingga kamu tidak akan di tinggal sendirian jika menemukan
masalah, dan pula kemungkinan kamu untuk dapat berkembang sangatlah besar
dikarenakan sifat "open source"

T : Untuk pemula seperti saya , apa yang harus saya gunakan ?
J : Sebaiknya jika kamu benar benar pemula, kamu bisa gunakan linux , karena baik
sistem installasinya dan Graphical User Interfacenya lebih memudahkan kamu

T : Distro apa yang sebaiknya saya gunakan dan mudah untuk pemula
J : Kamu bisa mencoba Mandrake (disarankan oleh beberapa ahli yang pernah diajak
diskusi) , tetapi kamu bisa memilih sesukamu, meskipun aku memulainya juga
dengan mandrake tetapi aku lebih comfort dengan redhat.

T : Kalau tidak bisa Menginstall linux apakah jalan saya sudah tertutup?
J : Kamu bisa mencoba menginstall virmware , cygwin atau kamu bisa menyewa shell

T : Dimana Saya bisa mendapatkan program- program tersebut
J : berhentilah bertanya , dan arahkan browser kamu ke search engine , terlalu
banyak situs penyedia jasa yang dapat membantu kamu

T : Apakah saya Harus memiliki komputer ?
Y : IYA! , kecuali kalo kamu sudah dapat berinteraksi lebih lama dengan komputer
meskipun itu bukan milik kamu, tetapi sangat baik jika memilikinya sendiri
karena , pertama : Ide yang timbul bisa setiap saat, baik programing, riset
dsb, jadi ada baiknya kamu memilikinya agar dapat langsung
menyalurkan semua ide dan pemikiran kamu
Kedua : menggunakan PC sendiri membuat kamu merasa bebas untuk
bereksplorasi dan mencoba tanpa takut merusak dan sebagainya.

T : Hardware apa yang saya butuhkan ?
Y : Mengingat harga komputer sudah relatif "murah" (mohon maaf buat yang masih belum
mampu membelinya) , kamu bisa sesuaikan spesifikasinya untuk kamu gunakan

T : Internet , apakah saya harus terkoneksi ke internet?
Y : Terkadang itu perlu, tetapi jangan terlalu memaksakan , kamu memang perlu terhubung
ke internet untuk mendownload modul, bacaan, update informasi, tetapi jangan jadikan
penghalang jika kamu tidak bisa terkoneksi secara periodik, jadilah kreatif


[1] T : Berapa lama waktu yang saya butuhkan?
J : Masalah waktu itu relatif, Bergantung seberapa besar bakat dan usaha Anda.
Kebanyakan orang memperoleh keahlian yang cukup dalam delapan belas bulan
atau dua tahun, jika mereka berkonsentrasi. Tapi jangan pikir setelah itu
selesai; jika Anda hacker sejati, Anda akan menghabiskan sisa waktu belajar
dan menyempurnakan keahlian.

T : Apakah tidak bisa yang Instan ? misal Tinggal gunain tool tertentu ?
J : Hum, kamu mo jadi hacker atau cuma pemakai tools ?, kalau menggunakan tools
semua orang juga bisa!!


[1] T : Bagaimana cara mendapatkan password account orang lain?
J : Ini cracking. Pergi sana, bodoh.

[1] T : Bagaimana cara menembus/membaca/memonitor email orang lain?
J : Ini cracking. Jauh-jauh sana, goblok

[0] T : Cracker ? apa itu ?
J : Cracker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem komputer
tanpa ijin (authorisasi), individu ini biasanya berniat jahat/buruk, sebagai
kebalikan dari 'hacker', dan biasanya mencari keuntungan dalam memasuki suatu
sistem

[1] T : Saya dicrack. Maukah Anda menolong saya mencegah serangan berikutnya?
J : Tidak. Setiap kali saya ditanya pertanyaan di atas sejauh ini, ternyata
penanyanya seseorang yang menggunakan Microsoft Windows. Tidak mungkin secara
efektif melindungi sistem Windows dari serangan crack; kode dan arsitektur
Windows terlalu banyak mengandung cacat, sehingga berusaha mengamankan Windows
seperti berusaha menyelamatkan kapal yang bocor dengan saringan. Satu-satunya
cara pencegahan yang andal adalah berpindah ke Linux atau sistem operasi lain
yang setidaknya dirancang untuk keamanan.

T : Apakah saya perlu komunitas ?
J : YUPE , komunitas sangat kamu perlukan, apalagi jika kamu memilih untuk berkecimpung
di dunia opensource, banyak milis yang bisa kamu ikuti, sebaiknya ikuti milis yang
spesifik sesuai dengan yang kamu gunakan. (misal linux, sesuai distro )

T : Apakah termasuk milis sekuriti ?
J : iyah ! cobalah bugtraq@securityfocus.com

10.28.2009

Manifesto Hacker

Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah system yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal. Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal. Ya, aku memang kriminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan. Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto aku. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.